Irfan 3 Irfan's site

What Skills Do I Need to Study Physics?

Kemampuan apa sajakah yang harus dimiliki seseorang untuk belajar fisika?
Ini Dia Jawabannya!
Question: What Skills Do I Need to Study Physics?

As with any field of study, it is helpful to begin learning the basics early if you want to master them. For someone who has decided that they want to study physics, there may be areas that they avoided in earlier education which they will realize they need to become familiar with. The most essential things for a physicist to know are outlined below.

Answer: Physics is a discipline and, as such, it’s a matter of training your mind to be prepared for the challenges it will present. Here is some mental training that students will need to successfully study physics, or any science … and most of them are good skills to have regardless of what field you’re going into.

Mathematics

It is absolutely essential that a physicist be proficient with mathematics. You don’t have to know everything – that’s impossible – but you do have to be comfortable with mathematical concepts and how to apply them.To study physics, you should take as much high school and college mathematics as you can reasonably fit into your schedule. Especially, take the entire run of algebra, geometry/trigonometry, and calculus courses available, including Advanced Placement courses if you qualify.

Physics is very math intensive and if you find that you dislike mathematics, perhaps you will want to pursue other educational options.

Problem-Solving & Scientific Reasoning

In addition to mathematics (which is a form of problem-solving), it is helpful for the prospective physics student to have a more general knowledge of how to tackle a problem and apply logical reasoning to arrive at a solution.Among other things, you should be familiar with the scientific method and the other tools physicists use. Study other fields of science, such as biology and chemistry (which is closely related to physics). Again, take advanced placement courses if you qualify. Participating in science fairs is recommended, as you will have to come up with a method of answering a scientific question.

In a broader sense, you can learn problem-solving in non-science contexts. I attribute a lot of my practical problem-solving skills to the Boy Scouts of America, where I frequently had to think quickly to resolve a situation that would come up during a camping trip, such as how to get those stupid tents to actually stay upright in thunderstorms.

Read voraciously, on all topics (including, of course, science). Do logic puzzles. Join the debate team. Play chess or video games with a strong problem-solving element.

Anything that you can do to train your mind to organize data, look for patterns, and apply information to complex situations will be valuable in laying the foundation for physical thinking that you will require.

Technical Knowledge

Physicists use technological tools, especially computers, to perform their measurements and analysis of scientific data. As such, you need to be comfortable with computers and different forms of technology to. At the very least, you should be able to plug in a computer and its various components, as well as know how to maneuver through a computer folder structure to find files. Basic familiarity with computer programming is helpful.One thing that you should learn is how to use a spreadsheet to manipulate data. I, sadly, entered college without this skill, and had to learn it with lab report deadlines looming over my head. Microsoft Excel is the most common spreadsheet program, although if you learn how to use one you can generally transition to a new one fairly easily. Figure out how to use formulas in spreadsheets to take sums, averages, and perform other calculations. Also, learn how to put data in a spreadsheet and create graphs and charts from that data. Believe me, this will help you later on.

Learning how machines operate also helps provide some intuition into work that will come up in fields such as electronics. If you know someone who’s into cars, ask them to explain to you how they run, because many basic physical principles are at work in an automotive engine.

Good Study Habits

Even the most brilliant physicist has to study. I coasted through high school without studying much, so I took a long time to learn this lesson. My lowest grade in all of college was my first semester of physics, because I didn’t study hard enough. I kept at it, though, and majored in physics with honors … but I seriously wish I’d developed good study habits earlier.Pay attention in class and take notes. Review the notes while reading the book, and add more notes if the book explains something better or differently than the teacher did. Look at the examples. And do your homework, even if it’s not being graded.

These habits, even in easier courses where you don’t need them, can help you in those later courses where you will need them.

Reality Check

At some point in studying physics, you will need to take a serious reality check. You are probably not going to win a Nobel Prize. You are probably not going to be called in to host television specials on the Discovery Channel. If you write a physics book, it may just be a published thesis that about 10 people in the world buy.Accept all of these things. If you still want to be a physicist, then it’s in your blood. Go for it. Embrace it. Who knows… maybe you will get that Nobel Prize after all.

Pengantar Memahami Fisika


Berikut ini adalah presentasi tentang Pengantar tentang apa itu ilmu Fisika dan bagaimana memahaminya.
Presentasi ini dishare oleh bapak Agus Salim.

Ayo Belajar Fisika!

Zainal Abidin
zainal.abdidin.mustofa@gmail.com

Kesulitan mempelajari fisika? Jangan menyerah! Pasti ada jalan untuk erhasil, bukan sekedar untuk lulus ujian, tetapi juga untuk memahami fisika dengan lebih baik.
Paradigma Fisika
Sebelum mengambil langkah-langkah penyelamatan, kita harus enanggalkanparadigma yang sudah terlanjur keliru terhadap fisika. Paradigma inilah yang menimbulkan prasangka buruk yang berlanjut dengan keengganan belajar fisika. Di tingkat bawah sadar kemudian terbentuk daya tolak yang kuat sehingga mempersulit situasi. Hal-hal berikut ini harus anda camkan dulu sampai ke tingkat bawah sadar untuk mengubah paradigma anda:
Fisika mempelajari perilaku alam
Oleh karena kita semua hidup di dalam alam, bahkan kita sendiri juga bagian dari alam, peng
alam
an merupakan dasar yang kuat dalam belajar fisika. Logika fisika pada tingkat dasar adalah logika masuk akal, yakni yang sesuai dengan pengalaman. Memang dalam tingkat lanjutan, pengalaman kita akan tertinggal jauh oleh penjabaran fisika secara matematis, sehingga posisinya menjadi terbalik, yaitu kita memanfaatkan fisika untuk membuat prediksi perilaku alam, termasuk gejala yang belum pernah kita alami.
Fisika tidak identik dengan matematika
Jangan terjebak oleh tampak luar fisika. Persamaan fisika bukan persamaan matematika biasa, mereka dilatarbelakangi oleh berbagai cerita, kondisi, dan asumsi model. Matematika dipilih sebagai bahasa dalam fisika, karena sifatnya yang kompak dan konsisten. Alur logika matematika dapat menggelinding sendiri mendahului logika manusia yang hanya bersandarkan pengalaman. Jadi rumus fisika hanyalah alat, bukan fisika itu sendiri. Soal-soal adalah ajang latihan bagi anda untuk memahami gejala fisikanya, bukan sekedar berlatih melakukan perhitungan.

Langkah Belajar
Setelah anda berhasil menyumbat kesalahpahaman anda terhadap fisika, marilah kita membahas langkah-langkah untuk belajar fisika. Belajar dalam arti sesungguhnya, bukan hanya bertujuan lulus ujian saja.

1. Ingatlah konsep atau hukum fisika berdasarkan ceritanya, bukan rumusnya
Seperti cerita dalam buku atau film, kita dengan mudah mengingatnya tanpa usaha yang berarti. Pada dasarnya manusia menyukai cerita, otak kita amat mahir dalam mengingat cerita. Oleh sebab itu jika anda tahu persis jalan cerita sebuah konsep fisika, anda akan mengingatnya dengan mudah, termasuk rumus-rumus matematik yang dipergunakanya. Kemudian kaitkan konsep ini dengan pengalaman anda sendiri tentang perisitiwa nyata dalam kehidupan sehari-hari agar lebih mantap.

2. Kuasai bahasa pokok fisika : matematika
Matematika diperlukan sebagai alat untuk melakukan analisa dalam fisika. Anda harus tahu cara kerja sebuah alat sebelum menggunakannya mengerjakan sesuatu. Pada tingkat dasar, anda perlu tahu tentang : aljabar, kalkulus (turunan dan integral), dan vektor.Jika anda belum menguasainya, anda akan berjalan di tempat, anda tidak akan ke mana mana dalam fisika.

3. Analisalah soal fisika berdasarkan ceritanya, bukan angka-angkanya
Soal fisika juga memiliki jalan cerita. Cocokkan ceritanya ini dengan cerita yang anda ingat dalam konsep-konsep yang sudah anda pelajari. Jika anda menemukan alur cerita yang mirip dengan soal itu, maka anda telah menemukan konsep yang akan dipakai untuk memecahkan permasalahannya. Soal adalah ajang latihan bagi logika anda dan memperkuat pemahaman anda tentang sebuah konsep dalam fisika.

4. Carilah arti fisis hasil perhitungan atau penurunan rumus fisika
Hasil perhitungan atau penurunan rumus fisika bukanlah sekedar bilangan atau symbol-simbol belaka. Mereka juga menyimpan pengertian fisis seperti konsep-konsep yang dipakai untuk menghasilkannya. Tanpa interpretasi fisis, tidak ada gunanya kita bergelut dengan matematik perhitungannya. Umpan balik yang diberikan oleh hasil perhitungan ini amat konstruktif bagi penguasaan fisika anda.

5. Sintesiskan konsep yang sedang anda pelajari dengan konsep-konsep yang sudah anda pelajari sebelumnya
Dengan melakukan sintesa, anda akan mengetahui penerapan konsep yang sedang anda pelajari beserta kemungkinan-kemungkinannya yang lain. Disinilah letak manfaat mempelajari dan menekuni sebuah bidang keilmuan.

Petunjuk Teknis

  • Uraikan cerita lengkap konsep fisika pada suatu bab dalam catatan anda. Catatan yang hanya memuat rumus-rumus dan contoh soal tidak bermanfaat. Catat pula pengertian yang anda peroleh sendiri, baik dari kuliah, diskusi, maupun literatur.
  • Dalam contoh soal, sisipkan komentar-komentar, baik tentang maksud soal, relevansi dengan konsep yang sudah dipelajari, maupun alasan-alasan langkah dalam penyelesaiannya. Jangan lupa memberikan interpretasi fisis pada hasil akhirnya.
  • Tuliskan rangkuman tentang pengalaman anda pada akhir setiap bab. Komentari kemungkinan kaitannya dengan konsep yang ada pada bab-bab sebelumnya, atau bahkan relevansinya dengan bidang yang lain. Jika anda melakukan langkah-langkah di atas, tidak ada alasan lagi bahwa fisika itu susah dipelajari. Fisika itu memang mudah.

Tentang Olimpiade Fisika

← Before